Ini Tantangan yang Harus Dihadapi PS TIRA-Persikabo Jika Ingin Resmi Ganti Nama

Bola Okezone
banner 468x60

VIVA Bola – Rhendie Arindra, Direktur Pengembangan Bisnis TIRA-Persikabo mengungkapkan bahwa agar rencana perubahanan nama dapat membuahkan hasil, rencana ini harus disetujui oleh PSSI dalam Kongres tahunan pada akhir Januari ini. Jika rencana itu disetujui oleh para petinggi TIRA-Persikabo, maka rencana ini akan diserahkan ke PSSI untuk persetujuan selama Kongres untuk persetujuan resemi.

Meskipun ada rencana untuk mengembalikan nama klub kembali ke Persikabo, Rhendie menekankan bahwa keterlibatan Tentara Nasional Indonesia dengan klub tidak akan berhenti. Skuad utama untuk tim ini pada musim depan akan sekali lagi akan merupakan kombinasi dari anggota TNI Angkatan Darat dan bakat sepakbola terbaik Bogor, bersama dengan beberapa pemain lain dari daerah lain serta pemain asing.

Read More
ac milan

Sejauh ini PS TIRA-Persikabo telah mempertahankan layanan Ciro Alves, dengan pemain internasional Tajikistan Khurshed Beknazarov, pemain Kamerun Louise Essengue Parfait, dan mantan pemain Paris Saint-Germain, Hanoi FC, dan striker Persela Lamongan Loris Arnaud telah dipertahankan. Laskar Padjajaran juga berencana untuk mendatangkan Silvio Escobar, yang baru saja menerima kewarganegaraan Indonesia.

Jika rencana perubahan nama ini telah mulai membuahkan hasil, ini akan menjadi kelima kalinya TIRA-Persikabo mengubah nama mereka. Awalnya dibentuk pada tahun 2015 selama skorsing FIFA untuk sepak bola Indonesia sebagai PS TNI, tim sepak bola Angkatan Darat Indonesia, klub ini menggunakan kombinasi pemain PSMS Medan dan anggota TNI Angkatan Darat untuk tampil di ajang Piala Jenderal Sudirman 2015, sebelum mengakhiri hubungan mereka dengan PSMS setelah turnamen dan membeli lisensi bermain Persiram Raja Ampat untuk bermain di Indonesia Soccer Championship A 2016.

Setelah skorsing FIFA berakhir, klub ini kemudian bermain dalam inkarnasi PS TNI mereka di musim Liga 1 tahun 2017, menggunakan Stadion Pakansari sebagai venue kandang mereka. Musim 1 Liga 2018 melihat tim ini pindah ke Bantul di Yogyakarta dan mengubah nama mereka menjadi PS TIRA, yang merupakan singkatan dari Tentara Indonesia dan Rakyat.

Akhirnya pada tahun 2019, klub ini memutuskan untuk menggabungkan sumber daya mereka dengan klub Liga 3 yang dilanda krisis keuangan, Persikabo Kabupaten Bogor, yang memiliki dukungan kuat dalam komunitas lokal. Penggabungan ini berarti bahwa PS TIRA-Persikano resmi kembali ke kandang mereka di Stadion Pakansari, tempat mereka bermain sejak saat itu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.