VIVABola –Â Arema FC telah dipastikan menjalani libur latihan dalam waktu lebih panjang sebab kondisi dan situasi yang memang belum memungkinkan. Akan tetapi, pihak manajeman Arema FC meminta supaya para pemain tidak pergi ke luar kota ketika diliburkan. Karena ini adalah langkah antisipasi pada penyebaran cepat virus COVID-19 atau corona.
Arema FC semula direncakan akan berlatih kembali, Jumat (20/3) kemarin. Akan tetapi, kondisi dan situasi belum memungkinkan. Sehingga Arema FC harus menunda program latihan, Senin (23/3) besok.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/3024633/original/000287400_1579236376-tak_ada_pemain_terlambat_gabung_dalam_latihan_perdana_arema_di_stadion_gajayana_kemarin.jpg)
Masih Bisa Berubah
Bukan tidak mungkin rencana itu masih dapat berubah. Pasalnya kondisi kota Malang memang belum cukup memungkinkan bagi Arema FC untuk melakukan latihan. Banyak lapangan yang ditutup. Sehingga Arema FC hanya dapat memanfaatkan lapangan futsal untuk saat ini.
Meski mundur, pihak manajemen klub berharap para pemain Arema FC tetap ada di Malang atau tidak melakukan perjalanan jauh ke luar kota. Anjuran tersebut dikeluarkan supaya para pemain Arema FC tidak terjangkit virus COVID-19 atau Corona yang memang saat ini semakin mewabah di Indonesia, khususnya Kota Malang.
“Kami mengharapkan setiap pemain turut membantu supaya bisa menekan penyebaran wabah ini. Untuk pemain, official dan semua bagian tim. Harapannya, tetap ada di rumah dan di Malang. Jangan bepergian ke luar kota. Terlebih di kawasan zona merah.”ungkap Sudarmaji, salah seorang officer Arema.
Tanggung Jawab Pribadi
Kota Malang menjadi salah satu kota zona merah di Jawa Timur. Kondisi ini membuat pihak manajemen Arema FC meminta supaya pemainnya bukan hanya tidak melakukan perjalanan jauh. Tetapi juga para pemain sudah ada di kota Malang. Terlebih bagi para pemain yang sempat melakukan liburan di kawasan zona merah.
“Kami berharap para pemain yang belum kesini (ke Malang) dapat segera datang. Ada beberapa official asing yang memang menjalankan liburan di kawasan zona merah. Sehingga kami berharap mereka dapat segera menjalani pemeriksaan kesehatan.”
Dari beberapa informasi, tim official pelatih asing Arema FC sempat melakukan liburan ke Bali. Kebetulan di Bali, ada beberapa warga asing yang meninggal dunia akibat virus corona. “Ini sudah jadi tanggung jawab pribadi. Terutama tentang kesehatan masing-masing.”jelas Sudarmaji.









