Bursa Transfer Liga 1: Transisi Kepelatihan Tunda Belanja Pemain

Bola.com
banner 468x60

VIVA Bola – Tidak seperti dua klub lain yang dipromosikan, juara Liga 2 2019 Persik Kediri telah cukup pasif di pasar transfer pra-musim yang sedang berlangsung. Macan Putih adalah klub yang sedang dalam masa transisi dan fokusnya ada di sosok kepelatihan.

Tidak adanya Lisensi Pelatihan AFC A berarti bahwa pelatih kepala pemenang gelar Budiarjo Thalib terpaksa meninggalkan klub, setelah Thalib hanya memiliki Lisensi Pelatihan AFC B atas namanya.

Read More
ac milan

Dalam posisi Thalib datang legenda Arema FC Joko Susilo, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala bersama Singo Edan serta menjadi asisten pelatih tim nasional Indonesia. Coach Gethuk, nama panggilan Joko, akan mengawasi skuad Persik yang banyak berubah untuk Liga 1 musim 2020.

Indosport

Tim yang berbasis di Kediri telah kehilangan cukup banyak pemain dari skuad pemenang gelar 2019 mereka, dengan Taufiq Febriyanto dan Edo Febriansyah bergabung oleh Persita Tangerang, Dodi Alexvan Djin dan Risna Ranggalelana dipancing menjauh dari Persik oleh Madura United, Obet Choiri bergabung dengan Thalib di Sriwijaya FC di Liga 2, dan Bijahil Chalwa memutuskan untuk tinggal di Liga 2 bersama Sulut United.

Untungnya bagi Persik, manajemen mereka telah bertindak cepat dalam mengamankan kontrak baru untuk 5 pemain kunci dari skuad pemenang gelar tersebut, dengan Bayu Otto, Septian Satria Bagaskara, Eka Prasetya, Adi Eko Jayanto, dan kapten Faris Aditama ditetapkan untuk mewakili Macan Putih di Liga 1 musim 2020 mendatang.

Bala bantuan lebih lanjut datang dari Bhayangkara FC, yang meminjamkan pemain mereka Arif Setiawan dan Reksa Maulana ke Persik, sementara Dimas Galih, kiper nomor satu Kalteng Putra musim lalu, telah memutuskan untuk pindah ke Persik agar bisa lebih dekat dengan keluarganya.

Gelandang naturalisasi asal Liberia Sackie Teah Doe juga terlihat di markas Persik, namun terlalu dini untuk memutuskan apakah mantan pemain Zwekapin United itu akan bergabung dengan Persik atau tidak untuk musim mendatang.

Okezone Bola

Manajemen Persik bertujuan untuk menyelesaikan musim di posisi top 10 di Liga 1 2020 mendatang dan mereka telah memutuskan untuk memainkannya dengan sabar dan hati-hati di pasar transfer. Tim ini ingin memastikan bahwa mereka akan merekrut pemain terbaik untuk tim yang dapat menyesuaikan dengan gaya bermain mereka.

Persik bertekad untuk memastikan bahwa masa peridoe mereka yang akan datang di Liga 1 tidak akan hanya sekejap mata dan untuk itu, mereka memastikan bahwa mereka tidak akan mau mengambil risiko apa pun di pasar transfer dengan membeli  pemain yang salah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.