Aceh United: Mengenang Klub Tanah Rencong yang Gagal Berkembang – Part 3

BolaSkor.com
banner 468x60

VIVA Bola – Dan di antara klub yang bersaing di Liga 3 Aceh 2017, liga regional untuk Aceh, ada Aceh United. Bukan klub baru yang mengambil nama klub LPI lama, ini adalah klub LPI yang dibangkitkan untuk bersaing dalam kompetisi yang disetujui PSSI, dengan membawa lencana dan jersey oranye yang sama seperti inkarnasi sebelumnya.

Bahkan Aceh United mengakui bahwa tahun 2010 adalah tahun didirikannya mereka untuk bermain di LPI. Dan kali ini, mereka telah mempelajari catatn mereka dan merekrut bakat lokal untuk bermain untuk mereka. Di bawah kepengurusan mantan pemain internasional Indonesia, Ansyari Lubis, Aceh United berjuang melalui Liga 3 2017.

Read More
ac milan

Tim ini akhirnya maju ke putaran nasional dan finis di posisi ketiga secara keseluruhan, mendapatkan tiket ke Liga 2 2018. Assanur Rijal yang lahir di Aceh Besar adalah yang pemain terbaik dalam kampanye itu dan penampilannya tidak luput dari perhatian PSSI, yang memberinya gelar Pemain Terbaik Liga 3 2017.

Musim 2018 Liga 2 melihat Ansyari mundur dari posisinya, digantikan oleh pelatih asal Chile Simon Elissetche. Jasa Assanur Rijal dipertahankan oleh klub dan demikian juga dengan layanan Arianto, pemain kelahiran Aceh lainnya yang merupakan pencetak gol terbanyak Liga 3 2017.

Sejumlah pemain dari Liga 1 dan Liga 2, beberapa veteran berpengalaman lainnya juga bergabung. Kombinasi talenta yang datang ke Aceh United untuk kampanye pertama mereka di tingkat kedua sepakbola Indonesia diisi beberapa nama seperti Rully Desrian, Feri Komul, Yongki Aribowo, Syahrizal Syahbuddin, dan Zikri Akbar.

Prospek derby lokal dengan Persiraja juga memikat kegembiraan Pomeurah, kelompok pendukung Aceh United. Sekali lagi Aceh United bermain di kandang mereka di Harapan Bangsa, meskipun mereka sempat pindah ke Stadion Cot Gapu di Bireun di pertengahan musim.

Secara keseluruhan, Aceh United bernasib cukup baik di musim 2018 – mereka berada di urutan ketiga di Wilayah Barat, di bawah rival Persiraja dan di atas Persita Tangerang, ketiga tim punya 35 poin. Alhasil, trio ini – bersama pemenang Semen Padang – lolos ke babak 8 playoff.

Sepanjang musim 2018, Aceh United tidak terkalahkan di kandang, namun pada saat yang sama mereka hanya memenangkan 3 pertandingan di laga tandang. Titik terendah dari musim ini adalah saat Aceh United kalah telak 6-1 di Stadion H. Dimurthala dalam derby Aceh melawan Persiraja.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.