Marko Simic Tunda Pembicaraan Kontrak Baru, Pertanda Pindah Kah?

RRI
banner 468x60

VIVA BOLA – Terlepas dari sederet kontroversi di luar lapangan yang mungkin menjelekkan citra bad boy yang ada dalam diri Marko Simic, tidak akan ada yang bisa membantah bahwa teman dekat dari Dejan Lovren ini memiliki kemampuan ciamik dalam mencetak gol.

Sosok predator di kotak penalti menjadi sangat krusial dalam musim ini bagi Persija Jakarta dan terbukti bahwa hanya ada segelintir pemain Macan Kemayoran yang tampil konsisten untuk menjauhkan sang juara bertahan dari jurang degradasi.

Read More
ac milan

Marko Simic bisa dibilang memegang peran terdepan dalam upaya Persija Jakarta bangkit perlahan dari awal musim yang buruk dan mengingat kontrak sang pemain depan berpaspor Kroasia ini akan berakhir pada akhir musim ini, banyak pihak yang terus menebak-nebak kemana ia akan berlabuh selanjutnya.

Bola.com

Potensi kepindahan dari ibukota masih akan sangat cair apalagi jika Bali United benar-benar kehilangan sosok Ilija Spasojevic ke Buriram United. Simic yang mencetak 21 gol dari 25 pertandingan musim ini akan dapat mengisi kekosongan lini depan Bali United untuk musim depan.

Namun terlepas dari spekulasi kosong tersebut, Marko Simic telah secara pribadi berbicara ke publik tentang potensinya bertahan di Macan Kemayoran untuk musim depan.

“Persija sudah menyodorkan perpanjangan kontrak ke saya. Ada klub lain juga yang menawari saya. Saya berharap pelatih dan pemain yang sangat penting untuk klub. Semoga masalah ini cepat selesai supaya saya bisa fokus ke sepak bola saja,” ungkap pemain asal Kroasia tersebut kepada Bola.com

“Karena masalah ini sedikit mengganggu. Semoga manajemen Persija Jakarta tahu apa yang harus dilakukan dan semoga berakhir bahagia untuk semuanya,” tutupnya.

Selain Bali United, Marko Simic juga diisukan akan dipinang juara Liga Super Malaysia, Johor Darul Ta’zim namun mantan pemain depan Melaka United ini mengatakan bahwa ia ingin lebih fokus pada sisa laga musim ini.

“Saya pikir masalah ini sudah ada di media sosial selama dua bulan terakhir. Ini tidak bagus buat klub dan pemain. Persija Jakarta itu tim besar, tahu bagaimana respek kepada pemain dan memberikan penghargaan kepada pemain,” kata Simic.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.