VIVA Bola –Â Rennes yang mengejar tiket Liga Champions musim depan dari Ligue 1 menyamakan kedudukan di menit kelima injury time, dan mencetak gol kemenangan tiga menit kemudian untuk mengalahkan Nantes 3-2 di lanjutan Ligue 1 pada akhir pekan ini.
Derby Brittany yang menegangkan tampak telah dimenangkan oleh Nantes, yang memimpin untuk kedua kalinya ketika pemain sayap asal Nigeria Moses Simon membuat kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-80.
Tapi gelandang Rennes Benjamin Bourigeaud berhasil menyamakan kedudukan dengan tendangan yang sedikit dibelokkan dari tepi area penalti di masa injury time, setelah mengaitkan operan dari gelandang Eduardo Camavinga.
Penyerang Rennes asal Brasil Raphinha menjadi protagonis momen kedua di final dramatis, membalikkan bola dari jarak dekat setelah kiper Alban Lafont menyelamatkan tembakan striker M’Baye Niang.
Gol itu dinyatakan offside tetapi kemudian diberikan setelah ulasan VAR yang memicu konfrontasi antara pemain lawan dalam pertandingan yang diberhentikan dua kali karena suar yang dilemparkan dari tribun.
Hasil ini adalah kemenangan penting bagi Rennes yang berada di urutan ketiga, yang pindah ke dalam jarak dua poin di belakang Marseille yang berada di urutan kedua. Sebagai catatan, tim yang menyelesaikan musim di posisi kedua di Ligue 1 akan otomatis masuk ke fase Liga Champions, sementara tim di urutan ketiga akan melewati babak playoff.
Nantes yang berada di urutan keenam memimpin pada menit ke-47, saat kapten Rennes Damien Da Silva mencetak gol bunuh diri setelah upaya Camavinga melambung darinya. Raphinha menyamakan kedudukan di menit 71 usai memanfaatkan kemelut di depan gawang.

Setelah Rennes mendapatkan penalti setelah VAR, Niang mengambil bola tersebut namun Raphinha bertanya apakah dia bisa mengambilnya. Niang gagal mengeksekusi penalti melawan Lafont musim ini, dan Lafont telah kembali menahannya kali ini namun bola lepas itu bergulir ke arah Raphinha yang mencetak gol ke gawang yang kosong.
Bermain denga sembilan pemain setelah 32 menit, AS Monaco akhirnya menyerah di setengah jam terakhir saat mereka kalah 3-1 dari Nimes dan melewatkan kesempatan untuk lebih dekat ke zona Eropa. Setelah Wissam Ben Yedder memberi mereka keunggulan, keadaan berubah menjadi buruk. Florian Miguel menyamakan kedudukan tepat sebelum Tiemoue Bakayoko dan Gelson Martins dikeluarkan dari lapangan sebelum Monaco kebobolan dua gol di babak kedua.









