VIVA Bola – Musim penuh kekecewaan bagi Atletico Madrid mencapai titik terendah lainnya saat mereka kekalahan 2-1 dari klub divisi tiga Cultural Leonesa di ajang Copa del Rey dinihari tadi. Atlético melepaskan keunggulan di akhir dan kemudian kebobolan lebih dulu di babak tambahan untuk akhirnya tereliminasi di babak 32 besar.
Atlético tidak pernah tersingkir di awal perhelatan Copa del Rey ini sejak kalah dari Albacete pada tahap ini pada musim 2011-12, tepat sebelum mereka merekrut pelatih Diego Simeone. Itulah adalah terakhir kali Atlético jatuh ke dalam kekalahan dari klub divisi tiga dalam kompetisi ini.
Penjaga gawang Cultural Leonesa, Lucas Giffard melakukan serangkaian penyelamatan luar biasa sepanjang pertandingan, dan Sergio Bonito mencetak gol kemenangan pada menit ke-108 untuk menempatkan klub kecil dari kota barat laut Leon ini ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak tahun 1959-60. Cultural Leonesa disingkirkan Barcelona di babak 32 besar tahun lalu.
“Kami memiliki peluang tetapi kiper mereka memiliki malam yang fantastis. Mereka bermain dengan ambisi,” kata Simeone. “Kompetisi ini tidak memungkinkan untuk melihat kesalahan.” Kerumunan pendukung yang berjumlah hampir 13.000 di Reino de Leon Stadium berteriak keras setelah Benito mencetak gol dengan tembakan dari dalam area setelah lini pertahanan Atlético terperangkap keluar dari posisi mereka menyusul serangan balik cepat.
Gol Angel Correa memberi Atletico keunggulan setelah ia melepaskan tembakan kaki kiri dari dekat titik penalti usai menerima umpan apik Joao Félix di menit ke-62. Tuan rumah menyamakan kedudukan dengan tendangan voli di menit ke-83 dari Julen Castañeda setelah kiper Atlético Antonio Adán tidak bisa sepenuhnya manangkap umpan silang ke dalam kotak penalti.
Atlético, yang mengalami kekalahan 2-0 dari Eibar di liga Spanyol akhir pekan llau, gagal maju meskipun bermain dengan banyak starter regulernya. Tim asuhan Simeone kalah pada laga final Piala Super Spanyol dari Real Madrid awal tahun ini dan membuntuti pemimpin klasemen Madrid dan Barcelona dengan jarak delapan poin setelah 20 pertandingan.









