VIVA Bola –Â Legenda AC Milan, Marco Simone menilai, mantan klubnya harus merekrut Mauro Icardi dari rival sekota mereka, Inter. Sosok Icardi diharapkan bisa mengangkat serangan AC Milan ke level yang lebih tinggi.
Seperti diketahui, Antonio Conte tidak memasukkan Icardi dalam rencananya sejak dia menjabat sebagai pelatih Inter awal musim ini. Conte malah mendatangkan Romelu Lukaku sebagai partner Lautaro Martinez di lini depan.
Icardi yang tidak masuk rencana Conte pun dipinjamkan ke Paris Saint Germain (PSG). Di sana, Icardi berhasil mengalahkan torehan gol rekannya di lini depan, Edinson Cavani, dengan membukukan 20 gol dalam 31 penampilan.
Simone mengakui, terlalu cepat membandingkan lini depan Milan dengan Icardi. Tapi dia menganggap mantan kapten Inter itu bisa memberikan solusi jika kontrak Zlatan Ibrahimovic tidak diperpanjang pada akhir musim ini.
“Jika Ibra pergi, Milan akan memiliki pilihan sedikit di lini depan,” kata Simone, yang memenangkan empat trofi Serie A dan dua trofi Liga Champions bersama Milan, kepada La Gazzetta dello Sport. “Kalau saya (pemilik Milan), saya akan mencoba membawa Edinson Cavani dan Mauro Icardi ke Milan. Mauro akan menjadi perekrutan yang bagus dengan situasi yang ideal,” lanjutnya.
Ajax Berencana Uangkan Andre Onana
Ajax Amsterdam akhirnya memberikan label harga untuk kipernya, Andre Onana. Kiper internasional Kamerun ini diincar oleh Barcelona.  Ajax tidak akan melepas Onana kurang dari €40 juta (sekitar Rp671 miliar). Kontrak Onana bersama Ajax masih sampai 2022.
Barcelona memang sedang mencari kiper baru, setelah Marc-Andre Ter Stegen berpeluang besar meninggalkan Camp Nou musim panas nanti. Ter Stegen diincar oleh Bayern Munich. Bayern ingin mencari pengganti Manuel Neuer yang kabarnya juga ingin hijrah.
Namun Barcelona bukan hanya satu-satunya klub yang mengincar Onana. Pemain berusia 24 tahun tersebut juga dilirik oleh Chelsea dan Paris Saint-Germain.  Barcelona sebenarnya bukan klub asing bagi Onana. Ia adalah pemain akademi La Masia pada 2010-2015.
Tahun 2015, Onana kemudian bermain untuk tim Ajax Muda sampai 2016. Setelah itu ia promosi ke tim senior Ajax.  Onana sendiri sempat berkata jika Barcelona yang memintanya pulang ke Camp Nou, maka ia akan bersedia.









