VIVA Bola –Â Striker muda Manchester United, Marcus Rashford, buka suara soal rahasia kesuksesannya menjadi salah satu predator ganas yang tahan banting. Menurut Rashford, sosok manajer Jose Mourinho yang paling berjasa dalam membentuk mentalnya saat bertanding.
Meski hubungan keduanya tak terlalu akur, Rashford mengakui tempaan Mourinho begitu bermanfaat baginya. Mulut comel hingga perlakuan keras Mourinho, membuat Rashford makin kuat dalam urusan mental.
Dengan tempaan Mourinho, Rashford merasa jadi lebih tangguh. Dia tak lagi takut berduel dengan para pemain belakang lawan yang bertubuh besar atau frustrasi ketika MU tertinggal.
“Begitu berat saat dilatihnya. Tapi, ketika merefleksikan diri pada lima atau enam tahun lalu, momen-momen itu yang membentuk ketangguhan mental saya,” kata Rashford dikutip United Podcast.
“Sebagai pemain, di segala aspek, saya berkembang pesat. Terlebih, selama dua tahun dilatih oleh Jose. Ada masa naik dan turun, tapi itulah periode yang membuat saya jadi pemain lebih baik,” lanjutnya.  Selain Mourinho, ada lagi figur yang membuatnya makin tangguh. Dia adalah Zlatan Ibrahimovic.
Bekerja dengan Ibra, membuat Rashford memiliki teladan. Ibra telah memberikan contoh bagi Rashford untuk bersikap keras baik di dalam dan luar lapangan. “Mentalitas Ibra terbaik di antara semua pemain yang pernah saya temui sebelumnya. Dia tak peduli tentang apa kata orang tentangnya. Dalam urusan mental, dia salah satu kunci bagi saya,” jelas Rashford.
Derma Marcus Rashford Selama Periode Krisis Corona
Liburnya kompetisi Premier League karena wabah virus corona COVID-19, dimanfaatkan oleh striker Manchester United, Marcus Rashford, untuk terlibat dalam aksi sosial. Rashford bergabung di salah satu yayasan, Fare Share, dan ikut dalam aksi sosial yang digelar.
Sebanyak 32 ribu sekolah di Inggris terpaksa ditutup akibat wabah virus corona. Kebijakan ini memunculkan satu masalah baru dalam bidang sosial. Beberapa anak sekolah yang tak mampu, kesulitan mendapatkan makan secara gratis. Padahal, mereka hanya bisa makan di sekolahnya.









