Masih Ada Rashford, United Enggan Datangkan Harry Kane

  • Whatsapp
Pandit Football
banner 468x60

VIVA Bola – Manchester United perlahan mundur dari perburuan striker Tottenham Hotspur, Harry Kane. Banderol Kane yang mencapai £200 juta atau setara Rp3,8 triliun, dianggap manajemen MU terlalu tinggi dan pembelian tak layak dilakukan dalam kondisi krisis akibat pandemi virus corona COVID-19.

Manajer Ole Gunnar Solskjaer yakin, tanpa Kane, MU sudah cukup kuat di lini depan. Kehadiran Marcus Rashford membuat Solskjaer percaya diri, MU bisa tampil lebih tajam. Kualitas individu Rashford, menurut Solskjaer, sama dengan Kane. Apalagi, usia Rashford lebih muda dari Kane dan masih bisa dikembangkan.

Read More

banner 300250

Rashford juga memiliki kelebihan lain yang tak dimiliki Kane. Yakni, bisa main di berbagai peran lini depan MU dan punya kecepatan di atas rata-rata. Dari berbagai pertimbangan inilah, dilansir The Sun, Solskjaer tak akan menekan MU untuk merekrut Kane.

Bola

Solskjaer juga punya alasan lain mengapa Kane tak terlalu dibutuhkan oleh MU. Dia mau memaksimalkan talenta dari penggedor muda Setan Merah, Mason Greenwood.

Perkembangan Greenwood bersama MU, selama Rashford cedera punggung, cukup menjanjikan. Dia membuktikan prospeknya sebagai salah satu pembunuh terbaik di lini depan MU dengan mencetak 12 gol dalam berbagai ajang musim ini.

Karir Alexis Sanchez Terancam Usai

Karier Alexis Sanchez berada dalam ancaman. Dia bisa saja jadi pengangguran karena Inter Milan dan Manchester United sama-sama tak menginginkannya di dalam skuat. MU sedang meminjamkan Sanchez ke Inter hingga musim panas 2020. Awalnya, Inter berharap Sanchez bisa memberikan dampak bagus bagi lini depannya.

Tapi, Inter malah kena zonk. Sanchez mengalami masalah serupa saat membela MU, yakni sering cedera. Alhasil, performanya terganggu. Dari 15 penampilan, Sanchez cuma bisa cetak sebiji gol bersama Inter.

Metro

Sanchez akhirnya dipinggirkan Inter. Pelatih Inter, Antonio Conte, merasa Sanchez tak mampu bersaing dan bukan solusi baginya di lini depan. Maka dari itu, dilansir The Sun, Conte memutuskan untuk tak mempermanenkan status Sanchez. Terlebih, gajinya sangat tinggi.

Di sisi lain, MU juga tak mau mempekerjakan Sanchez lagi. Penyebabnya sama, karena pria 31 tahun itu sudah rapuh dan gajinya terlalu besar.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *